Wakapolri Kenal Dekat dengan IPTU Anumerta Auzar Sejak 25 Tahun Lalu

INDONESIASATU.CO.ID:

PEKANBARU - Wakapolri KOMJEN Pol Drs. Syafruddin. Msi terpukul atas meninggalnya IPTU Anumerta Auzar yang tewas dalam penyerangan di Mapolda Riau. Orang nomor dua di tubuh institusi Polri ini menyatakan bahwa Auzar bukan sosok orang asing baginya.

"Bagi saya dia bukan orang lain lagi. Dia sudah anggap sebagai keluarga," ucap KOMJEN Pol Drs. Syafruddin. Msi. di Pekanbaru Riau.

Hubungan emosional dengan IPTU Auzar sudah terjadi sejak KOMJEN POL Drs. Syafruddin. Msi berdinas di Mapolda Riau. Sosoknya yang baik membuat KOMJEN Pol Drs. Syafruddin. Msi. mengajak almarhum tinggal di rumahnya.

Dulu waktu saya masih dinas di Polda Riau almarhum tinggal dengan saya. Dulu pangkatnya masih kopral. Dia sosok yang baik," ucap pria kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan itu.

Setelah KOMJEN Pol Drs. Safruddin. Msi. pindah tugas ke berbagai daerah, hubungan kekeluargaan dengan IPTU Auzar tidak pernah putus. Beberapa kali IPTU Auzar diminta KOMJEN Pol Drs. Safruddin. Msi. untuk datang ke rumahnya.

Saya kenal baik beliau sejak 25 tahun lalu. Dia sangat akrab juga dengan keluarga saya, istri anak dan cucu saya. Kita merasa kehilangan," ucap pria kelahiran 12 April 1961 itu.

Bagi warga Pekanbaru, IPTU Auzar bukan sosok asing lagi. Dia dikenal sebagai orang yang dekat masyarakat. IPTU Auzar yang kini sudah dinaikan pangkat menjadi IPTU anumerta dikenal sebagai sosok yang religius.

Dia memiliki yayasan panti asuhan dan pondok pesantren. IPTU Auzar tewas ditabrak terduga teroris kemarin di Mapolda Riau. Dia meninggal di usia 55 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.(Adhy/Harrudin)

Berita Terbaru

Index Berita